oleh

#repost

Kejaksaan Agung telah menghentikan 300 perkara tindak pidana umum sejak Oktober 2019-November 2020 dengam pertimbangan asas restorative justice atau keadialan restoratif.

Jaksa Agung Muda Intelijen Bapak Sunarta mengatakan bahwa 300 perkara yang telah dihentikan tersebut merupakan kasus yang dinilai memenuhi kriteria restorative justice seperti di antaranya ancaman pidananya tidak lebih dari 5 tahun dan dinilai kerugian perkara tidak lebih dari RP. 2,5jt.

Komentar

Terkini